Megawati marah karena Forum Komunikasi Kerukunan tidak puas dengan terpilihnya 2 orang dari 19 anggota DPD dan terjadi kericuhan. Penetapan 19 orang anggota ini merupakan hak formatur tunggal ketua DPD terpilih yaitu Haji Sayogo Hendro Subroto. Kericuhan ini langsung ditengahi oleh Megawati ketika salah satu massa sempat menarik mikrofon.
Kedua orang tersebut dinilai kontrofersial yakni Waode Herlina dan Prasetyo Edi. Menurut Ali Huesin salah satu anggota Forum Komunikasi Kerukunan, Waode dianggap terilbat kongres Medan yang waktu itu berniat menghantam Megawati. Dan menurutnya komposisi DPD kurang membawa aspirasi forum.
Sementara Prasetyo Edi dinilai sebagai orang baru yang belum pernah melakukan apa-apa di PDIP, namun menunjukan arogansi dan pernah mengeluarkan kata tidak senonoh, menurutnya. Ali mengaku jika massa akan menuruti keputusan Megawati, karena akan menjanjikan dan melihat kinerja anggota DPD sampai 6 bulan kedepan. "Jika kinerja tidak jelas akan diganti. Kami hargai itu," ucap Ali. Megawati juga bilang kepada Ali perihal kericuhan, dia bilang "kalau kalian masih mencintai dan menghargai saya tolong tenang,".
Kedua orang tersebut dinilai kontrofersial yakni Waode Herlina dan Prasetyo Edi. Menurut Ali Huesin salah satu anggota Forum Komunikasi Kerukunan, Waode dianggap terilbat kongres Medan yang waktu itu berniat menghantam Megawati. Dan menurutnya komposisi DPD kurang membawa aspirasi forum.
Sementara Prasetyo Edi dinilai sebagai orang baru yang belum pernah melakukan apa-apa di PDIP, namun menunjukan arogansi dan pernah mengeluarkan kata tidak senonoh, menurutnya. Ali mengaku jika massa akan menuruti keputusan Megawati, karena akan menjanjikan dan melihat kinerja anggota DPD sampai 6 bulan kedepan. "Jika kinerja tidak jelas akan diganti. Kami hargai itu," ucap Ali. Megawati juga bilang kepada Ali perihal kericuhan, dia bilang "kalau kalian masih mencintai dan menghargai saya tolong tenang,".
No comments:
Post a Comment