Sosok Gayus memang akhir-akhir ini sedang diberitakan pencarian oleh kepolisian menuaikan hasil yang cemerlang Gayus berhasil ditangkap di Singapura. Saat makan malam di Asian Food Mall, Lucky Plaza, Orchad Road, Singapura, Gayus dapat tercium juga langkahnya oleh satgas kepolisian yang kebetulan sedang makan malam di tempat itu.
Siapakah Gayus sebenarnya? Lahir tanggal 8 Mei 1979, tamat kuliah di Sekolah Tinggi Akuntansi Negara tahun 2000, Gayus menempati rumah mewah di kawasan rumah elit Gading Park View di Jl Boulevard Timur, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Gayus menjabat sebagai pegawai Direktorat Jenderal Pajak yang mana jabatan sebelumnya sebagai Penelaah Keberatan Direktorat Jenderal Pajak sekarang dicopot sebagai pegawai pajak biasa seiring kasusnya yang menimpa. Diketahui lewat berita Gayus memiliki rekening sejumlah Rp.25 miliar. Namun negara menjadikan pidana dan menyitanya hanya Rp395 juta sisanya Rp.24.6 miliar.
Polisi membidik Gayus dengan 3 pasal, yakni pasal penggelapan, pencucian uang, korupsi. Dipersidangan Gayus hanya dituntut pasal penggelapan dan divonis 1 tahun masa percobaan namun belakangan ini dia dibebaskan.
Berakhirnya Gayus di Singapura diharapkan dapat mengetahui siapa saja yang terlibat dan apa modusnya, siapa wajib pajaknya dan konsultannya, serta bagaimana dengan pengadilan pajaknya terkait kasus Gayus tersebut. Gayus diperkirakan akan tiba siang ini lewat pesawat komersil di Bandara Soekarno-Hartta melalui terminal kedatangan luar negeri.
Siapakah Gayus sebenarnya? Lahir tanggal 8 Mei 1979, tamat kuliah di Sekolah Tinggi Akuntansi Negara tahun 2000, Gayus menempati rumah mewah di kawasan rumah elit Gading Park View di Jl Boulevard Timur, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Gayus menjabat sebagai pegawai Direktorat Jenderal Pajak yang mana jabatan sebelumnya sebagai Penelaah Keberatan Direktorat Jenderal Pajak sekarang dicopot sebagai pegawai pajak biasa seiring kasusnya yang menimpa. Diketahui lewat berita Gayus memiliki rekening sejumlah Rp.25 miliar. Namun negara menjadikan pidana dan menyitanya hanya Rp395 juta sisanya Rp.24.6 miliar.
Polisi membidik Gayus dengan 3 pasal, yakni pasal penggelapan, pencucian uang, korupsi. Dipersidangan Gayus hanya dituntut pasal penggelapan dan divonis 1 tahun masa percobaan namun belakangan ini dia dibebaskan.
Berakhirnya Gayus di Singapura diharapkan dapat mengetahui siapa saja yang terlibat dan apa modusnya, siapa wajib pajaknya dan konsultannya, serta bagaimana dengan pengadilan pajaknya terkait kasus Gayus tersebut. Gayus diperkirakan akan tiba siang ini lewat pesawat komersil di Bandara Soekarno-Hartta melalui terminal kedatangan luar negeri.
0 comments:
Post a Comment