Tuesday, October 19, 2010

Perampokan Di Aceh

Lagi lagi perampokan terjadi di daerah Aceh, kali ini Bank BRI yang disatroni oleh empat orang perampok namun kali ini polisi baru dapat membekuk dua orang pelaku, duanya berhasil melarikan diri. Polisi saat ini sedang melakukan pengejaran dari dua pelaku tersebut, polisi mengatakan dua pelaku tersebut diantaranya membawa AK-47. Beruntung uang yang berhasil diambil pelaku dapat direbut kembali oleh pihak kepolisian senila 100 juta rupiah.

Kejadian terjadi pada pukul 10.30 waktu setempat hari ini, memang dikatakan oleh pihak kepolisian terjadi saat ramainya nasabah. mereka(perampok) sepertinya sudah merencanakan jauh hari namun untungnya pihak pengamanan yang berjaga dilengkapi senjata api untuk menangkal aksi perampokan tersebut. Mereka pada jam tersebut mengendarai motor jenis Mio warna hijau dan Jupiter MX BL 3065 ZI merah lalu berhenti tepat di depan bank BRI.

Aksi tersebut dikatakan oleh polisi yakni dua pelaku diantaranya masuk sambil menodongkan senjata dan dua diantaranya berjaga didepan parkiran motor. Setelah mereka hendak melarikan diri, petugas polisi yang saat itu berada di bank BRI langsung menembak dua diantara pelaku tersebut. Keduanya tewas ditempat dan langsung dibawa ke Rumah sakit setempat. Atas kesigapan aparat pengamanan tersebut akhirnya perampokan tidak terjadi.

Wednesday, April 7, 2010

Kekuatan Gempa Aceh Sekitar 7 SR

Gempa Aceh terjadi tepat pada pukul 05.15 WIB Rabu 7 April 2010 kekuatan gempa berkisar 7.2 SR namun Badan Survey Geologi Amerika menyebutkan gempa berkekuatan 7.7 SR. Meskipun tidak ada laporan korban jiwa BMKG menghimbau warga tetap waspada akan tsunami.

Gempa yang terjadi pukul 05.15 WIB juga disusul gempa kedua pukul 15.26 WIB namun lebih kecil dengan kekuatan gempa sebesar 5.1 SR. Pemerintah mencabut peringatan tsunami juga dengan pemerintah Thailand yang awalnya ikut panik dengan status siaga tsunami tersebut akhirnya dicabut setelah mengetahui hasil pembacaan tingkat laut tidak menunjukan adanya tsunami.

Kekuatan gempa di Nangroe Aceh ini ikut merasakan warga di Medan, Padang dan Nias pasca tiga susulan gempa dengan kekuatan rendah.

Tuesday, April 6, 2010

Tidak ada Jatah Pengobatan Gratis Lagi Bagi Perokok

Merokok lebih banyak tidak baiknya daripada baiknya menurut ketua MUI Sumatera Selatan, Drs KHM Sodikun di Palembang. Menurutnya merokok telah diberikan fatwa haram apalagi di tempat umum juga bagi anak-anak dan ibu hamil. Bahaya asap rokok ini tidak hanya bagi si perokok saja namun bagi mereka yang ada di sekitar perokok tadi.

Program yang sudah dijalankan oleh Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin, yakni bagi perokok tidak dapat jatah pengobatan gratis. Hal ini untuk mengajarkan masyarakat terdidik untuk tidak merokok. Langkag tersebut di harapkan masyarakat paham akan bahaya merokok dan sebagai pembelajaran selanjutnya jika bahaya merokok itu sudah menggangu bagi mereka(read:perokok) ataupun masyarakat luas bahwa tidak akan diberi jatah pengobatan gratis lagi oleh pemerintah.

Semoga program tersebut dapat diupayakan terus sehingga para perokok jera akan bahaya dan mengerti jika tidak dapat memiliki akses pengobatan gratis selanjutnya. Program tersebut didukung oleh Jaminan Kesehatan Masyarakat Miskin (Jamkesmas), dan Dekan Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof Dr Ali Gufron Mukti.